Showing posts with label puisi. Show all posts
Puisi | Gundah
| Pict form Keke Busana |
Aku tak menghasilkan satu puisi pun hari ini
Sebagai lelaki penyendiri aku nampak mati
Apakah perasaanku tak ada lagi?
Atau kah cintaku telah pergi?
Entah mengapa ku tak bisa menulis, "aku mencintaimu"
Entah mengapa ku tak bisa menatapmu dengan sepenuh hati
Setelah ku lihat begitu bahagianya dirimu,
Menunggu kepulangan sang lelaki pujaan hati
(15/03/2017)
-Zqyu White
Puisi | Gerimis Manja
![]() |
| Pict from Bait Bait Semusim |
Pagi ini,
Butirannya jatuh ke bumi
Perlahan tapi pasti
Mengindahkan tiap insan dan hasilkan puisi
Gerimis yang turun pagi ini, begitu manja
Seperti sikapmu yang angkuh kepada para pria
Bekerja layaknya mereka, bercucuran keringat ria
Namun bersandar dan menangis dipelukanku hingga senja
Manjamu membuatku dewasa
Mengerti akan wanita sesungguhnya
Mencintaimu membuatku peka
Akan indahnya hari-hari jika bersama
(14/03/2017)
-Zqyu White
Puisi | Dosaku
![]() |
| Pict form Story of My Life |
Pagi itu engkau menangis dipelukanku untuk yang pertama
Beban yang engkau pikul tumpahruah menjadi air mata
Lebih deras dari hujan subuh tadi
Lebih indah dari munculnya pelangi
Ku dekap tubuhmu dengan seluruh perasaanku
Ku usap air matamu dengan seluruh do'aku
Agar engkau dapat jadi milikku,
Hanya milikku.
Sungguh berdosanya diriku
Berbahagia di atas penderitaanmu
Menikmati tiap raungan pedihmu
Hanya untuk keogisan perasaanku
Dosaku,
Adalah mencintaimu.
(09/04/2017)
-Zqyu White
Puisi | Menjadi Angin
![]() |
| Pict form Jurney of my dream |
Pernah kubayangkan menjadi angin
Menyejukkan tatkala panas, dan menghangatkan tatkala dingin
Berkawan dengan kupu-kupu dan pelangi
Membimbingmu menikmati senja dini hari
Berhembus sesuai irama nafasmu
Bersentuhan dengan bibir dan paru-paru cintamu
Meski tak menjamah hingga ke dalam hatimu
Kuingin selalu ada dan berguna bagi hidupmu
05/03/2017
-Zqyu White
Puisi | Malam dan Kenangan
![]() |
| Pict form Kelindang Kenang |
Aku suka,
Ketika matahari pulang, malam datang mendera.
Tatkala malam ingatan tentanmu tiba,
Berisikan canda tawa bersama-sama.
Aku benci,
Tatkala sadar bahwa diriku tak lebih daripada lelaki yang melukai,
Malam semakin tentram dan menghantui,
Mengingatkanku akan pahit getir mencintai.
04/03/2017
-Zqyu White
Puisi | Buah Tangan
| Pict from Kotak Kaleng |
Sebelum fajar datang, diriku kan berkelana
Berkelana jauh melewati samudra
Melewati kawanan burung bermigrasi
Menembus badai yang mendatangkan pelangi
Ku hanya pinta senyummu
Serta doa paling manjur darimu
Semua itu yang bekali tekadku
Untuk segera kembali ke pelukanmu
Buah tangan apa yang ingin engkau dapat dariku?
Kan Ku wujudkan semua mimpimu
"Segudang rindu dan sekotak cinta" jawabmu
Wahai bidadariku, Aku milikmu
(05/04/2017)
- Zqyu White
Puisi | Pencinta
| Pict from ummi online |
Jika hadirku hanya untuk mengusir sepi dirinya yang pergi darimu
Jika dekapku hanya untuk menghangatkan dingin sikapnya terhadap perhatianmu
Ku tetap cinta,
Karena diriku ialah pria pencinta wanita
Ku kan jadi sandarmu paling nyaman
Ku kan jadi tempat singgah paling berkesan
Hingga dirimu terlelap dalam pelukan
Hingga kutemukan takdir Tuhan
Ku harap dirimu nyaman,
Ku harap dirimu ingat kenangan
Meski kita tak jadi dipersatukan
Meski cinta hanya milikku seorang
(03/04/2017)
- Zqyu White
Puisi | Darahku, Darahmu
| Pict form Ayobaca.com |
Aku tidak begitu menyukai darah,
Warnanya merah merekah,
Aromanya aneh menyebar ke segala arah,
Tak adanya hidupku tidak terarah.
Jikalau kau bukanlah milikku selamanya, cinta.
Izinkan darahku mengalir di dada dan kening, wanita yang kucinta, paling cinta.
Bersatu-padu dengan dirimu, impian berharga, paling berharga.
Hingga malam tiba kita terlelap bersama, penuh doa doa.
Biarkanlah darahku yang berlika liku,
Mengalir melewati jantung dan hatimu,
Sambil berseru,
Aku mencintaimu.
Selamanya,
Selama darahku dan darahmu, padanya.
-Zqyu White.
Puisi | Pintaku
![]() |
| pict form Sastranews.wordpress.com |
Jika suatu hari ku tak dampingi dirimu lagi
Tak jadi matahari yang sinari hari-hari
Tak jadi sandar yang selalu kau cari
Tak jadi kawan bercanda hingga pagi
Bukan ku tak cinta padamu
Bukan ku tak bahagia bersamamu
Itu pertanda hariku sudahlah berlalu
Mencintaimu hingga nafas terakhirku
Pintaku hanyalah satu,
Bahagiamu dengan yang kau cintai bersamaku
Cintaku untukmu, pada dirinya mengalir bersatu padu
Ku kan temui Tuhanku dan berkata, aku mencintaimu
-Zqyu White.
Puisi | Waktu Untukmu
| Pict form Cherumu.com |
Kapan kita mengobrol seperti dulu?
Bercerita tentang hari ini padamu
Mendengarkan keluh kesah tentangmu
Berpuisi penuh cinta hanya untukmu
Sungguh tak ada wanita yang membuatku melupakanmu
Kau tetap kucinta dan kupuja selalu
Sesibuk apapun diri ini, kan kuluangkan waktu hanya untukmu
Menjadi sandarmu adalah bahagia bagiku
Rinduku tak terbendung lagi
Kuingin kau jadi milikku malam ini
Tak perduli dunia menghujat diri
Kucinta dirimu wahai bidadari
-Zqyu White.





